Yayasan Ponpes Az-Zainudin Bima Gelar Temu Santri.

Dalam rangka membentengi santri dari paham radikalisme, Yayasan Pondok Pesantren (Ponpes) Az-Zainudin Bima menggelar Temu Santri Kota dan Kabupaten Bima di SMA Negeri 2 Kota Bima, Jum’at, 20 April 2018.

Kegiatan Temu Santri dibuka oleh Staf Ahli Walikota Bima Bidang Kesejahteraan Sosial dan SDM Ir. Darwis, diikuti oleh 140 santri terdiri dari santri ponpes Az-Zainudin, Ponpes Al-Husain, Ponpes Assidiqiyah, Ponpes Abu Dzar Alghifari, Ponpes Ulil Albab Rabangodu, dan Ponpes Al-Ikhlas Muhammadiyah.

Narasumber berasal dari Kementerian Agama Kota Bima Drs. Mustafa Umar, Kepala PK Pontren Taufikurrahman, MH, Akademisi STKIP Bima M. Tahir, M. Pd dan Sekretaris Dinas Kesbangpol Kota Bima Drs. Abdul Farid.

Dewan Pembina Pondok Pesantren Az-Zainuddin Dra. Aminah Iskandar, M. Ap melaporkan bahwa kegiatan temu santri ini digelar untuk memberikan pemahaman kepada para santri untuk membentengi diri dari paham radikalisme sekaligus membentuk generasi yang dapat memperjuangkan agama yang rahmatan lil alamin dan Negara yang baldatun toyyibatun wa rabbun ghofur.

Sementara itu, Staf Ahli Walikota dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada yayasan pendidikan pondok pesantren Az-Zainudin Bima yang telah menyelenggarakan kegiatan temu santri. Katanya, kegiatan ini sangat bermanfaat untuk melakukan kontrol terhadap hal-hal yang meresahkan, khususnya menyangkut aksi dan paham radikalisme serta terorisme.

“Semua warga Negara harus terlibat secara aktif untuk mencegah paham ini. Khususnya, elemen santri dan alim ulama memiliki peran strategis dalam pencegahan gerakan radikal dan terorisme ini”, ujar staf ahli walikota.

Selain itu, para santri diminta cerdas menyaring informasi agar tidak mudah percaya pada hoax dan terprovokasi ujaran-ujaran kebencian pada media social.

Di akhir sambutannya, staf ahli berharap para santri menyimak dengan baik materi yang disampaikan narasumber dan berpesan agar menjadi santri yang baik dan bermanfaat bagi orang lain.

Foto Humas Protokol Kota Bima.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *