ASISTEN I BUKA SOSIALISASI P4GN KOTA BIMA TAHUN 2018

Rabu, 25 April 2018, Asisten (I) Setda Kota Bima Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial (Kesos) Drs. M Farid, M.Si, membuka sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan dan Penanggulangan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Kota Bima tahun 2018. Acara pembukaan berlangsung di aula Kantor Walikota Bima.

Sosialisasi diikuti oleh 100 peserta yang berasal dari semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemerintah Kota Bima, Camat dan Lurah. Menurut laporan Kepala Bagian Kesra Setda Kota Bima Drs. H. A. Wahid, sosialisasi bertujuan untuk mewujudkan aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat Kota Bima yang bebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Sosialisasi dilaksanakan selama 2 hari tanggal 25-26 April 2018. Bertindak sebagai pembicara/narasumber yakni perwakilan Polres Bima Kota dan unsur BNN Bima.

Drs. M. Farid, M.Si, menyampaikan bahwa saat ini peredaran gelap narkoba di Indonesia sudah mengkhawatirkan. Saat ini bahkan posisi Indonesia tidak hanya sebagai negara transit narkotika, tetapi sudah berkembang menjadi produsen dan pemasar narkotika.

“Kita menyadari, segala upaya dalam menyelesaikan masalah narkotika ini sudah banyak dilakukan oleh para penegak hukum, namun sampai saat ini pengguna narkoba belum berkurang bahkan cenderung bertambah”, kata Asisten I.

Salah satu hal yang menyebabkan permasalahan tersebut belum dapat diselesaikan adalah pandangan masyarakat terhadap pengguna narkoba yang masih dicap sebagai pelaku kejahatan, sampah masyarakat dan berbagai stigma lainnya sehingga mereka dihukum penjara. Hal ini mengakibatkan permasalahan narkoba tidak kunjung selesai, bahkan timbul masalah lainnya seperti lapas yang over capacity.

“Kita perlu menyamakan persepsi tentang bagaimana seharusnya memandang dan menangani pengguna, penyalahguna dan korban penyalahgunaan narkotika. Mereka itu sudah kehilangan masa lalu dan masa kininya, jangan sampai mereka kehilangan masa depannya”, kata Asisten I.

Selain membuka kegiatan Sosialisasi, Asisten I Setda Kota Bima juga memaparkan materi mengenai pembinaan dan pemberdayaan ASN dan masyarakat melalui diseminasi informasi dan advokasi pencegahan, pemberantasan, penanggulangan, peredaran gelap Narkoba (P4GN). Sedangkan unsur Polres Bima Kota menyampaikan beberapa contoh kasus penyalahgunaan obat-obatan di Kota Bima.

Dan diakhiri dengan materi dari BNN Kota Bima mengenai mengakselerasi pencegahan, pemberantasan, penanggulanngan, peredaran gelap narkoba (P4GN) melalui pemberdayaan ASN dan masyarakat sebagai kaum intelektual yang harus memahami P4GN. Dikatakannya bahwa penyelamatan pengguna, penyalahguna dan korban penyalahgunaan narkotika bukan hanya sekedar jargon semata, namun hal ini adalah bentuk komitmen kita bersama untuk menyelamatkan mereka yang saat ini masih bersembunyi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *